Bagi pecinta daging sapi, belum lengkap, jika tak mencicipi sate khas Pak Kempleng yang namanya cukup melegenda. Daging sate nan empuk dengan ukuran besar ditambah rasa bumbu kacang kental, menjadi keistimewaan sate Pak Kempleng. Tak heran jika para pelanggan sate Pak Kempleng, ingin datang kembali, untuk menyantap satenya. Warung sate Pak Kempleng terdapat sejumlah cabang, salah satunya di Jalan Perintis Kemerdekaan no 58 Banyumanik.
Nama Pak Kempleng yang digunakan sebagai nama warung, merupakan pendiri warung sate ini. Menurut Hj Sofiatun, 47, salah satu cucu Pak Kempleng, usaha warung sate ini, berdiri sejak tahun 1950 lalu. Dirintis oleh Sakimen atau yang lebih akrab disapa Pak Kempleng. “Dulu kakek saya Pak Kempleng, pertama kali berjualan sate sapi dengan cara keliling kampung,” kenang Sofiatun.
Usaha yang dirintis Pak Kempleng diteruskan oleh kedua anaknya. “Dari 2 orang anak itu, kini Pak Kempleng memiliki 20 cucu. Beberapa dari cucunya, hingga kini meneruskan usaha Pak Kempleng,” tambahnya.
Cabang Sate Pak Kempleng tersebar di sejumlah tempat. Di Ungaran sendiri ada 7 tempat. Selain itu terdapat di Jalan Diponegoro Semarang, Jalan Perintis Kemerdekaan no 58 Banyumanik, Semarang, Jalan Pahlawan (kaki lima setiap sore dekat air mancur Undip) Semarang, Weleri Kendal, Gringsing Alas Roban, dan Jakarta.
Khusus sate Pak Kempleng cabang Jalan Perintis Kemerdekaan yang dikelola Sofiatun bersama suaminya Soetrisno, setiap hari buka dari jam 9.00 hingga 21.00. “Paling ramai biasanya saat jam makan siang dan makan malam,” kata ibu 4 anak ini.
Nama Pak Kempleng yang digunakan sebagai nama warung, merupakan pendiri warung sate ini. Menurut Hj Sofiatun, 47, salah satu cucu Pak Kempleng, usaha warung sate ini, berdiri sejak tahun 1950 lalu. Dirintis oleh Sakimen atau yang lebih akrab disapa Pak Kempleng. “Dulu kakek saya Pak Kempleng, pertama kali berjualan sate sapi dengan cara keliling kampung,” kenang Sofiatun.
Usaha yang dirintis Pak Kempleng diteruskan oleh kedua anaknya. “Dari 2 orang anak itu, kini Pak Kempleng memiliki 20 cucu. Beberapa dari cucunya, hingga kini meneruskan usaha Pak Kempleng,” tambahnya.
Cabang Sate Pak Kempleng tersebar di sejumlah tempat. Di Ungaran sendiri ada 7 tempat. Selain itu terdapat di Jalan Diponegoro Semarang, Jalan Perintis Kemerdekaan no 58 Banyumanik, Semarang, Jalan Pahlawan (kaki lima setiap sore dekat air mancur Undip) Semarang, Weleri Kendal, Gringsing Alas Roban, dan Jakarta.
Khusus sate Pak Kempleng cabang Jalan Perintis Kemerdekaan yang dikelola Sofiatun bersama suaminya Soetrisno, setiap hari buka dari jam 9.00 hingga 21.00. “Paling ramai biasanya saat jam makan siang dan makan malam,” kata ibu 4 anak ini.
0 comments:
Post a Comment